Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Poasia Raih Status Akreditasi Institusional A, Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Berkelanjutan
Kendari – Sebuah pencapaian signifikan diraih oleh Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari), khususnya melalui Kampus Poasia yang berlokasi di Kelurahan Poasia, Kecamatan Kendari, pada April 2026. Kampus yang memiliki sejarah panjang dalam mengabdi pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara ini berhasil memperoleh status akreditasi institusional dengan peringkat A dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi (LAMPT). Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras tim manajemen, dosen, dan seluruh civitas akademika selama bertahun-tahun dalam meningkatkan standar mutu pendidikan.
Akreditasi institusional A adalah pengakuan tertinggi yang dapat diterima oleh sebuah institusi pendidikan tinggi, mencerminkan keunggulan dalam aspek tata kelola, kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sarana dan prasarana. Bagi Unismuh Kendari Kampus Poasia, pencapaian ini menandai era baru dalam perjalanan akademisnya menuju menjadi universitas berkelas dunia yang terus berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat Sulawesi Tenggara.
Latar Belakang Perjalanan Akreditasi
Universitas Muhammadiyah Kendari, yang didirikan pada tahun 1993 sebagai bagian dari komitmen organisasi Muhammadiyah untuk memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia, telah mengalami perjalanan panjang dalam mengembangkan kualitas akademisnya. Kampus Poasia, sebagai lokasi utama operasional universitas, telah menjadi pusat pembelajaran bagi ribuan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu selama lebih dari dua dekade.
Perjalanan menuju akreditasi institusional A dimulai sejak tahun 2023, ketika pimpinan universitas melakukan evaluasi mendalam terhadap seluruh aspek operasional akademik dan administratif. Evaluasi tersebut mengidentifikasi berbagai area yang memerlukan peningkatan signifikan, mulai dari penguatan infrastruktur digital, pengembangan sumber daya manusia dosen, hingga peningkatan kualitas sistem manajemen pendidikan.
Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, universitas telah menginvestasikan sumber daya yang substansial untuk transformasi berkelanjutan. Investasi ini mencakup pembangunan gedung-gedung akademik modern, pengadaan peralatan laboratorium berstandar internasional, digitalisasi sistem pembelajaran, dan pengembangan program-program akademik yang relevan dengan kebutuhan industri.
Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan
Dr. Muhammad Idris, S.H., M.H., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menjelaskan bahwa pencapaian akreditasi A bukan merupakan tujuan akhir, melainkan awal dari komitmen yang lebih dalam untuk terus meningkatkan mutu. “Kami memahami bahwa akreditasi adalah proses berkelanjutan. Raihan status A ini adalah bukti nyata dedikasi seluruh civitas akademika kami, namun kami tidak akan puas di sini,” ujar Rektor Idris dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Aula Utama Kampus Poasia, Selasa (13 April 2026).
Rektor menambahkan bahwa strategi peningkatan mutu kampus dibangun atas empat pilar utama. Pertama, peningkatan kompetensi akademik dosen melalui program pengembangan profesional berkelanjutan, termasuk pelatihan penggunaan teknologi pembelajaran terkini dan pendampingan penelitian. Kedua, modernisasi infrastruktur fisik dan digital, mencakup pembangunan perpustakaan digital terpadu, laboratory center of excellence, dan sistem learning management system berbasis cloud computing.
“Kami telah melakukan renovasi total terhadap fasilitas pembelajaran di Kampus Poasia. Setiap ruang kelas kini dilengkapi dengan teknologi multimedia interaktif, akses Wi-Fi berkecepatan tinggi, dan perangkat pembelajaran digital yang mendukung kolaborasi real-time antara dosen dan mahasiswa,” jelas Dr. Idris dengan antusiasme.
Pilar ketiga adalah pengembangan kurikulum yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan pasar kerja global. Universitas telah melakukan revisi menyeluruh terhadap kurikulum di semua program studi, dengan melibatkan stakeholder eksternal seperti industri, profesional, dan alumni. Hasil dari proses revisi ini adalah kurikulum yang seimbang antara teori dan praktek, serta mengintegrasikan keterampilan abad ke-21 seperti pemikiran kritis, komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi.
Pilar keempat adalah peningkatan budaya penelitian dan inovasi. Universitas telah membentuk pusat-pusat penelitian tematik yang fokus pada isu-isu strategis lokal dan global, mulai dari penelitian kelautan dan perikanan, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga kesehatan masyarakat tropis.
Peranan Wakil Rektor dan Tim Manajemen
Prof. Dr. Syarifuddin, M.Eng., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan, menerangkan bahwa pencapaian akreditasi A merupakan hasil koordinasi intensif antara berbagai departemen akademik dan administratif. “Sebelum tim asesor datang melakukan visitasi, kami telah melakukan persiapan matang selama berbulan-bulan. Tim quality assurance kami terus memantau pemenuhan standar akreditasi di setiap unit akademik,” paparnya.
Menurut Prof. Syarifuddin, salah satu fokus utama yang memberikan kontribusi signifikan adalah peningkatan jumlah dosen bersertifikat internasional dan berpengalaman penelitian. “Pada tahun 2023, kami memiliki 156 dosen. Kini pada 2026, jumlah tersebut telah bertambah menjadi 237 dosen dengan komposisi pendidikan S2 dan S3 yang lebih baik. Kami juga telah mengirim puluhan dosen untuk melakukan penelitian dan studi lanjut di universitas-universitas terkemuka di luar negeri,” ujarnya.
Dr. Hasanuddin, M.Si., Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian Masyarakat, dan Inovasi, menambahkan bahwa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat telah menjadi bagian integral dari identitas akademik Unismuh Kendari Kampus Poasia. “Tahun lalu, kami mencatat peningkatan 45 persen dalam jumlah publikasi ilmiah di jurnal internasional dibandingkan tahun 2024. Selain itu, mahasiswa dan dosen kami telah menghasilkan 23 karya inovasi yang didaftarkan hak cipta dan paten,” sebutnya dengan bangga.
Dampak Bagi Mahasiswa dan Masyarakat
Pencapaian akreditasi A membawa dampak langsung bagi mahasiswa Unismuh Kendari Kampus Poasia. Peningkatan kualitas pembelajaran, akses terhadap fasilitas modern, dan kurikulum yang lebih komprehensif diharapkan menghasilkan lulusan yang lebih kompetitif di pasar kerja global.
Rina Maharani, mahasiswa semester delapan dari Program Studi Teknik Informatika, mengungkapkan pengalamannya selama menempuh pendidikan di kampus. “Saya melihat perubahan signifikan, terutama dalam fasilitas laboratorium dan metode pembelajaran. Dosen-dosen kami sekarang lebih terlibat dalam penelitian, dan mereka membawa perspektif terkini ke dalam kelas. Ini membuat pembelajaran menjadi lebih relevan dengan dunia industri teknologi informasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, Direktur Program Pascasarjana, menyatakan bahwa pencapaian akreditasi A juga membuka peluang baru bagi pengembangan program studi di tingkat magister dan doktor. “Kami sedang merancang program-program pascasarjana baru yang fokus pada sektor unggulan daerah Sulawesi Tenggara. Program Magister Manajemen Sumber Daya Laut dan Program Doktor Ilmu Lingkungan akan diluncurkan tahun depan. Dengan status akreditasi A, kami memiliki kredibilitas yang kuat untuk menarik mahasiswa berkualitas,” paparnya.
Dampak positif juga dirasakan oleh masyarakat luas. Melalui program-program pengabdian kepada masyarakat, universitas terus berperan aktif dalam pembangunan sosial-ekonomi daerah. Dr. Arifin, M.Pd., Kepala Biro Pengabdian Masyarakat, menjelaskan bahwa universitas telah melaksanakan lebih dari 150 program pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2025, yang tersebar di berbagai kabupaten di Sulawesi Tenggara.
“Program-program ini mencakup pelatihan keterampilan usaha, pendampingan petani dan nelayan, edukasi kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan UMKM. Universitas kami percaya bahwa pendidikan tinggi harus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan masyarakat,” jelasnya.
Tantangan dan Visi Ke Depan
Meskipun telah mencapai akreditasi A, Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Poasia masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Rektor Idris mengakui bahwa peningkatan mutu adalah proses berkelanjutan yang memerlukan dedikasi dan sumber daya yang terus-menerus.
“Tantangan utama kami adalah bagaimana mempertahankan dan terus meningkatkan standar mutu dalam kondisi keterbatasan sumber daya. Selain itu, kami perlu terus berinovasi dalam merespons perubahan cepat dalam dunia pendidikan, khususnya terkait transformasi digital dan pembelajaran online,” tutur Rektor.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, universitas telah merancang roadmap jangka panjang hingga tahun 2030. Roadmap ini mencakup target-target ambisius namun realistis, seperti meningkatkan peringkat dalam ranking universitas nasional ke posisi 50 besar, meningkatkan jumlah program studi terakreditasi A menjadi 80 persen, serta meningkatkan produktivitas penelitian hingga rata-rata satu publikasi per dosen per tahun di jurnal internasional.
Visi universitas adalah menjadi universitas unggulan di kawasan Asia Tenggara yang menggabungkan kecerdasan akademik dengan nilai-nilai kemanusiaan Islam. “Kami ingin Unismuh Kendari menjadi tempat di mana inovasi dan nilai-nilai moral berjalan beriringan, menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki integritas dan komitmen untuk melayani masyarakat,” ujar Rektor Idris.
Penutup
Pencapaian akreditasi institusional A oleh Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Poasia pada April 2026 adalah momentum penting yang menandai peningkatan signifikan dalam kualitas pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara. Pencapaian ini tidak hanya memberikan pengakuan atas upaya yang telah dilakukan, tetapi juga memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar mutu.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, dosen yang berdedikasi, mahasiswa yang aktif, dan masyarakat yang supportif, Unismuh Kendari Kampus Poasia siap melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan menuju menjadi universitas kelas dunia. Pencapaian ini membuktikan bahwa komitmen terhadap keunggulan akademik, didukung dengan strategi yang jelas dan eksekusi yang konsisten, dapat mengubah visi menjadi realitas.
Masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya kawasan Kendari, dapat berbangga memiliki institusi pendidikan tinggi yang terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa. Perjalanan menuju keunggulan terus berlanjut, dan akreditasi A adalah bukti nyata bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Poasia berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan konferensi pers yang diselenggarakan oleh Pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari pada Selasa, 13 April 2026. Total panjang artikel: 1.847 kata.