Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Kampus Poasia, menyelenggarakan serangkaian acara akademik bergengsi pada Senin, 7 April 2026. Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan literasi digital mahasiswa, kampus melaksanakan Seminar Nasional Transformasi Digital, webinar interaktif, dan kuliah umum yang menghadirkan berbagai pembicara terkemuka dari sektor industri, akademisi, dan pemerintahan.
Acara yang berlangsung sepanjang hari ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja modern. Dengan menghadirkan topik-topik aktual dan pembicara berkompeten, universitas berharap dapat memberikan wawasan berharga bagi mahasiswa, dosen, dan praktisi industri di kawasan Sulawesi Tenggara.
LATAR BELAKANG DAN PENTINGNYA ACARA
Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Indonesia, sebagai negara dengan populasi digital terbesar di Asia Tenggara, memerlukan sumber daya manusia yang kompeten dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi. Universitas Muhammadiyah Kendari memahami tanggung jawab ini dan secara aktif mempersiapkan generasi muda untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.
Kampus Poasia yang terletak di pusat kota Kendari telah mengembangkan berbagai program akademik dan ekstrakurikuler yang mendukung penguasaan teknologi. Namun, pelaksanaan seminar dan webinar skala besar seperti ini dinilai sangat penting untuk mempercepat transfer pengetahuan dan menciptakan jaringan kolaborasi antar institusi pendidikan dan industri.
Dr. Ir. Haji Muh. Ridho, M.Eng, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menjelaskan latar belakang penyelenggaraan acara ini. “Kami melihat bahwa mahasiswa di era sekarang membutuhkan lebih dari sekadar teori akademik. Mereka perlu memahami aplikasi praktis teknologi dan bagaimana teknologi itu mengubah landscape industri. Seminar nasional ini adalah manifestasi nyata dari komitmen kami untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik dan relevan,” ujarnya dalam sambutan pembukaan acara.
RANGKAIAN ACARA DAN PEMBICARA UTAMA
Seminar Nasional Transformasi Digital dimulai pukul 08.00 pagi dengan acara registrasi dan pembukaan formal di Aula Auditorium Utama Kampus Poasia. Ruangan berkapasitas 1.200 orang ini penuh dengan antusiasme dari mahasiswa berbagai jurusan, dosen, dan undangan dari instansi terkait.
Pembicara pertama dalam acara ini adalah Dr. Bambang Suryanto, Direktur Strategi Digital dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Dalam presentasinya yang berjudul “Roadmap Digital Indonesia 2025-2035: Peluang dan Tantangan”, Dr. Bambang menyoroti pentingnya literasi digital dan transformasi industri.
“Indonesia sedang berada pada posisi strategis dalam transformasi digital global. Kami memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, tetapi juga tantangan signifikan dalam hal infrastruktur dan pendidikan digital. Universitas-universitas seperti Muhammadiyah Kendari memiliki peran krusial dalam mempersiapkan talenta yang mampu mengisi kebutuhan industri,” papar Dr. Bambang kepada ribuan peserta yang hadir.
Setelah sesi pertama, acara berlanjut dengan tiga jalur paralel (parallel sessions) pada pukul 10.00 hingga 12.00 siang. Jalur pertama membahas “Artificial Intelligence dan Machine Learning dalam Bisnis Kontemorer” dengan pembicara Ir. Siti Nurhaliza, Chief Technology Officer dari sebuah perusahaan teknologi terkemuka di Jakarta. Jalur kedua mengangkat topik “Cybersecurity dan Proteksi Data di Era Cloud Computing” dengan narasumber Bapak Azis Hamdani, seorang praktisi keamanan siber bersertifikat internasional. Sementara itu, jalur ketiga membahas “E-Commerce dan Digital Marketing: Strategi Sukses di Pasar Digital” dengan pembicara Ibu Dewi Kusumawardhani, praktisi pemasaran digital dan pengusaha sukses dari Surabaya.
SESI WEBINAR DAN DISKUSI INTERAKTIF
Memasuki sesi siang hari, panitia penyelenggara menggelar webinar interaktif yang melibatkan partisipasi langsung peserta. Webinar dengan tema “Startup Ecosystem di Indonesia: Dari Ide hingga Pendanaan” menampilkan tiga pengusaha muda sukses sebagai panelists: Ahmad Fauzi, founder startup teknologi fintech; Rina Wijaya, co-founder e-learning platform; dan Budi Hermawan, investor dan mentor startup.
Dalam diskusi yang dipandu oleh Dr. Yunus Setiawan, Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, para panelist berbagi pengalaman mereka dalam membangun ekosistem startup. Mereka menekankan pentingnya inovasi, persistensi, dan pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin dipecahkan.
“Ketika saya memulai startup saya, teknologi bukan halangan utama. Halangan terbesar adalah mindset dan komitmen untuk terus belajar. Saya ingin mahasiswa di sini tahu bahwa kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan,” ungkap Ahmad Fauzi dengan penuh semangat.
Webinar kedua pada pukul 14.00 mengambil topik “Transformasi Digital dalam Sektor Pendidikan: Blended Learning dan Virtual Classroom” dengan pembicara Prof. Dr. Suyanto, Guru Besar Teknologi Pendidikan dari Universitas Negeri terkemuka. Beliau membahas bagaimana teknologi telah mengubah cara pembelajaran dan relevansinya dengan kurikulum yang sedang dikembangkan di berbagai universitas di Indonesia.
KULIAH UMUM DAN INSPIRASI DARI TOKOH INDUSTRI
Sebagai penutup rangkaian acara, universitas menghadirkan kuliah umum dengan pembicara tamu istimewa, Prof. Dr. Ing. Bambang Pramujati, seorang ahli teknologi informasi dan entrepreneur yang telah meraih berbagai penghargaan internasional. Beliau menghadirkan topik yang inspiratif berjudul “Memimpin Transformasi Digital: Visi, Strategi, dan Eksekusi di Era Disruptif”.
Prof. Bambang berbagi pengalaman selama 25 tahun bekerja di bidang teknologi informasi dan pembangunan bisnis digital. “Transformasi digital bukan hanya tentang mengadopsi teknologi terbaru, tetapi tentang mengubah mindset organisasi untuk menjadi lebih agile, inovatif, dan customer-centric. Pemimpin masa depan harus memiliki kombinasi dari technical knowledge, business acumen, dan soft skills yang kuat,” ungkap Prof. Bambang dalam kuliah umumnya.
Kuliah umum ini dihadiri tidak hanya oleh mahasiswa dan dosen, tetapi juga oleh para pimpinan industri dan pemerintah daerah. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya tingkat kehadiran, yakni mencapai 95 persen dari kapasitas ruangan.
RESPONS DAN DAMPAK BAGI MAHASISWA
Kepuasan peserta terhadap acara ini sangat tinggi. Berbagai feedback positif diterima dari mahasiswa yang hadir. Risa Putri, mahasiswa tingkat ketiga jurusan Informatika, menyatakan antusiasmenya. “Acara ini sangat bermanfaat. Saya mendapatkan inspirasi baru tentang karir di bidang teknologi, dan saya juga membuat koneksi dengan beberapa praktisi industri yang bisa menjadi mentor saya ke depannya,” kata Risa dengan wajah berseri.
Sementara itu, Hendra Susanto, mahasiswa Manajemen Bisnis, mengapresiasi topik mengenai startup dan digital marketing. “Saya sudah lama ingin memulai bisnis online, dan presentasi hari ini memberikan banyak insight praktis tentang cara-cara sukses memulai dan mengembangkan bisnis digital dengan modal terbatas,” ungkapnya.
Kepala Program Studi Teknik Informatika, Dr. Agus Prasetyo, M.Sc, mengungkapkan harapannya terhadap dampak jangka panjang dari acara ini. “Kami berharap seminar ini tidak hanya menjadi satu-kali acara, tetapi menjadi momentum untuk membangun kolaborasi berkelanjutan dengan industri. Mahasiswa kami perlu exposure yang konsisten terhadap perkembangan terkini industri sehingga mereka siap ketika lulus nanti,” jelasnya.
INISIATIF LANJUTAN DAN KOMITMEN UNIVERSITAS
Menanggapi antusiasme yang tinggi, Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk melanjutkan serangkaian acara serupa. Dr. Ridho, Rektor, mengumumkan beberapa inisiatif baru. “Pertama, kami akan membentuk Innovation Hub di kampus ini sebagai wadah mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif. Kedua, kami akan memfasilitasi magang dan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang telah hadir hari ini. Ketiga, kami akan mengembangkan curriculum yang lebih adaptif terhadap perkembangan industri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Ridho menambahkan bahwa universitas juga akan mengadakan program mentoring berkelanjutan antara mahasiswa dengan profesional industri yang hadir pada seminar ini. “Kami ingin menciptakan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga mencakup engagement langsung dengan praktisi industri,” ujarnya penuh keyakinan.
KESUKSESAN ACARA DAN APRESIASI
Panitia penyelenggara, yang diketuai oleh Ibu Dr. Hj. Nur Asikin, M.Pd, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dan kontribusi semua pembicara. “Kesuksesan acara ini adalah hasil dari kerja tim yang solid dari berbagai divisi di universitas, dukungan dari mitra industri, dan antusiasme luar biasa dari mahasiswa dan dosen. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” ungkapnya dalam penutupan acara.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama pembicara, peserta, dan panitia, serta penyerahan sertifikat kehadiran kepada semua peserta yang telah mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.
PENUTUP
Seminar Nasional Transformasi Digital yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Kendari Kampus Poasia pada Senin, 7 April 2026, telah berhasil menciptakan platform dialog yang bermakna antara akademisi, mahasiswa, dan praktisi industri. Acara ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan wawasan berharga tetapi juga menginspirasi mahasiswa untuk lebih proaktif dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital.
Dengan komitmen untuk melanjutkan inisiatif-inisiatif serupa, Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan dedikasinya dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan siap berkontribusi pada pembangunan bangsa. Diharapkan bahwa melalui rangkaian kegiatan akademik seperti ini, kampus akan terus menjadi pusat pengembangan talenta dan inovasi di kawasan Sulawesi Tenggara.
—
Penulis: Redaksi Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari
Tanggal: 7 April 2026
Lokasi: Kendari, Sulawesi Tenggara