Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari Raih Juara I Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional, Buktikan Kualitas Pendidikan Sulawesi Tenggara

Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya dari Kampus Poasia, kembali membanggakan daerah dengan menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Tiga mahasiswa dari institusi ini berhasil merebut juara pertama dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional (KITN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta, Selasa (15 April 2026). Pencapaian luar biasa ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan di wilayah Sulawesi Tenggara mampu bersaing secara serius dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi ternama dari Jawa dan pulau-pulau lainnya.

Prestasi yang diraih oleh tim yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari ini adalah hasil dari dedikasi, kerja keras, dan bimbingan akademik yang solid selama persiapan. Para mahasiswa tersebut mempersembahkan sebuah inovasi terkait sistem manajemen limbah berbasis teknologi kecerdasan buatan yang diadaptasi khusus untuk kebutuhan komunitas pesisir Sulawesi Tenggara. Produk inovasi mereka dinamakan “EcoWaste AI System” – sebuah platform terintegrasi yang mampu mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan memproses limbah plastik dengan tingkat akurasi mencapai 94 persen.

### Latar Belakang Perjalanan Inovasi

Perjalanan menuju pencapaian gemilang ini dimulai sekitar enam bulan lalu ketika ketiga mahasiswa – Ricky Hermawan (22 tahun), mahasiswa semester enam Jurusan Teknik Informatika; Siti Nurhaliza (21 tahun), mahasiswa semester lima Jurusan Teknik Lingkungan; dan Daffa Kurnia Rahman (23 tahun), mahasiswa semester tujuh Jurusan Teknik Mesin – memulai diskusi di ruang laboratorium Kampus Poasia.

Ide awal muncul dari pengamatan mereka terhadap permasalahan lingkungan yang semakin kritis di sekitar kawasan pesisir Kendari. Sampah plastik yang berceceran di tepi pantai, pemukiman warga, hingga di dalam laut menjadi pekerjaan rumah yang tidak pernah tuntas. Melihat kondisi ini, ketiga mahasiswa tersebut merasa terterpanggil untuk menghadirkan solusi nyata yang bisa diaplikasikan langsung di komunitas mereka.

“Kami ingin membuat sesuatu yang tidak hanya bagus di teori, tetapi juga bermanfaat untuk masyarakat Kendari khususnya dan Indonesia umumnya,” kata Ricky Hermawan dalam wawancara eksklusif dengan redaksi, Rabu (16 April 2026) di Kampus Poasia, Jalan Sultan Qaimuddin, Kelurahan Poasia, Kendari.

Proses pengembangan inovasi EcoWaste AI System melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu yang sangat intens. Ricky bertanggung jawab pada pengembangan algoritma dan sistem machine learning; Siti fokus pada aspek teknis implementasi di lapangan dan dampak lingkungan; sedangkan Daffa mengurus sistem mekanik dan desain hardware dari alat tersebut. Mereka juga melibatkan beberapa dosen pembimbing dari berbagai jurusan untuk memastikan setiap aspek dari inovasi ini telah melalui proses validasi yang ketat.

### Spesifikasi dan Keunggulan EcoWaste AI System

Sistem yang telah dikembangkan ini memiliki beberapa keunggulan signifikan yang membedakannya dari solusi serupa yang telah ada di pasaran. Pertama, EcoWaste AI System dirancang dengan mempertimbangkan konteks lokal Sulawesi Tenggara. Hardware-nya terbuat dari material yang tahan terhadap iklim tropis dan kelembaban tinggi yang khas di daerah pesisir. Kedua, sistem ini dilengkapi dengan sensor optik canggih yang mampu mengenali berbagai jenis plastik – dari plastik sekali pakai hingga kemasan industri – dengan presisi yang sangat tinggi.

Fitur ketiga yang menjadi keunggulan kompetitif adalah kemampuan sistem untuk bekerja secara semi-autonomous. Artinya, sistem ini tidak sepenuhnya bergantung pada koneksi internet yang stabil, masalah klasik yang sering terjadi di daerah terpencil. “Kami merancang sistem ini agar bisa tetap beroperasi bahkan dengan koneksi internet yang lambat atau terputus-putus,” jelas Siti Nurhaliza dengan antusias.

Fitur keempat yang juga menarik perhatian juri kompetisi nasional adalah sistem reporting yang terintegrasi dengan dashboard berbasis cloud. Pemerintah daerah, kelompok komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum bisa memantau bagaimana limbah diproses secara real-time melalui aplikasi mobile yang user-friendly. Transparansi ini dirancang untuk meningkatkan akuntabilitas dan engagement komunitas dalam pengelolaan limbah.

Daffa Kurnia Rahman menambahkan, “Saat ini kami sedang dalam tahap uji coba di tiga lokasi strategis di Kendari – Pantai Mandala, Kelurahan Poasia, dan sekitar Kampus Poasia sendiri. Hasilnya sangat memuaskan. Dalam periode uji coba selama tiga bulan, kami berhasil memproses lebih dari 2.500 kilogram sampah plastik dengan akurasi identifikasi mencapai 94 persen.”

### Prestasi di Tingkat Nasional

Pencapaian demi prestasi mulai berdatangan setelah ketiga mahasiswa ini mendaftarkan inovasi mereka ke Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional. Kompetisi yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kemendikbudristek ini merupakan salah satu ajang bergengsi untuk menampilkan inovasi teknologi dari mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia. Dari ribuan peserta yang mendaftar, hanya sekitar 50 tim yang lolos ke babak semi-final dan 15 tim yang berkesempatan mempresentasikan inovasi mereka di babak final di Jakarta.

Tim dari Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil lolos menembus lima belas tim terbaik nasional. Pada tanggal 15 April 2026, mereka berkesempatan tampil dalam presentasi final yang disaksikan oleh panel juri yang terdiri dari praktisi industri teknologi, perwakilan dari Kemendikbudristek, dan profesional dari berbagai startup teknologi terkemuka Indonesia.

Presentasi yang mereka sampaikan tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi dari inovasi mereka. Mereka menunjukkan data konkret tentang bagaimana EcoWaste AI System dapat mengurangi beban pemerintah daerah dalam pengelolaan limbah hingga 40 persen, sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat lokal sebagai operator dan maintenance technician.

Keputusan juri untuk menetapkan tim Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai juara pertama tidak terjadi begitu saja. Juri sangat menghargai aspek adaptabilitas dari inovasi tersebut dan potensi skalabilitasnya ke berbagai wilayah pesisir lainnya di Indonesia. Selain itu, juri juga memuji komitmen tim terhadap sustainability dan bagaimana mereka mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan sosial masyarakat.

### Reaksi Pimpinan Kampus

Kabar tentang juara pertama kompetisi nasional ini langsung disambut dengan sangat antusias oleh pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Hasnawi Hasan, M.Pd., memberikan pernyataan resmi terkait pencapaian tersebut.

“Prestasi yang diraih oleh mahasiswa kami ini adalah kebanggaan bagi seluruh institusi Universitas Muhammadiyah Kendari. Ini membuktikan bahwa komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan sudah tepat sasaran. Kami juga sangat bangga bahwa inovasi ini berasal dari anak-anak Sulawesi Tenggara yang menunjukkan bahwa kualitas pemikiran kami tidak kalah dengan mahasiswa dari kota-kota besar lainnya,” ujar Prof. Hasnawi dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Rektorat Kampus Poasia, Kamis (16 April 2026).

Lebih lanjut, Rektor menerangkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari telah mempersiapkan fasilitas khusus untuk mendukung pengembangan inovasi-inovasi sejenis. “Kami sedang membangun Innovation Hub di Kampus Poasia yang akan diresmikan dalam waktu kurang lebih enam bulan ke depan. Di sana, mahasiswa dan dosen akan memiliki ruang dan sumber daya yang lebih memadai untuk mengembangkan ide-ide brilliant mereka menjadi produk nyata,” jelas Prof. Hasnawi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Syamsul Bahri, S.T., M.Eng., turut memberikan apresiasi khusus kepada ketiga mahasiswa penggiat inovasi tersebut. “Mahasiswa-mahasiswa seperti Ricky, Siti, dan Daffa adalah aset terbesar universitas kami. Mereka tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneurship yang tinggi dan kepedulian sosial yang mendalam. Universitas akan terus mendukung mahasiswa-mahasiswa seperti mereka untuk terus berinovasi,” kata Dr. Syamsul Bahri.

### Dampak dan Prospek ke Depan

Prestasi yang diraih ini diperkirakan akan membawa dampak positif yang signifikan bagi Universitas Muhammadiyah Kendari maupun bagi daerah Sulawesi Tenggara secara umum. Pertama, secara akademik, pencapaian ini akan meningkatkan reputasi universitas, terutama program-program teknik yang telah terbukti menghasilkan inovasi berkualitas tinggi. Hal ini diharapkan akan menarik minat calon mahasiswa yang lebih banyak dan berkualitas di tahun akademik mendatang.

Kedua, dari sisi industri dan ekonomi, keberhasilan EcoWaste AI System dalam kompetisi nasional telah menarik perhatian beberapa investor dan perusahaan teknologi terkemuka yang tertarik untuk mengkomersialkan inovasi ini. Menurut Ricky Hermawan, sudah ada dua startup technology dari Jakarta dan Surabaya yang mengajukan proposal kerjasama untuk mengembangkan dan memasarkan EcoWaste AI System secara lebih luas.

“Kami sedang dalam tahap negosiasi dengan beberapa pihak mengenai lisensi teknologi dan skema revenue sharing. Insya Allah, dalam tahun ini, produk EcoWaste AI System sudah bisa diimplementasikan di minimal tiga kota pesisir lainnya di Indonesia,” ungkap Ricky dengan optimisme yang tinggi.

Ketiga, dari perspektif lingkungan, implementasi EcoWaste AI System diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi beban pencemaran plastik di wilayah pesisir Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan salah satu negara dengan kontribusi sampah plastik terbesar ke lautan, inovasi seperti ini sangat dibutuhkan sebagai bagian dari solusi komprehensif mengatasi permasalahan lingkungan.

Pimpinan Kampus Poasia, Dr. Ilham Saputra, S.T., M.T., juga mengungkapkan bahwa kampus akan memberikan dukungan penuh kepada ketiga mahasiswa untuk melanjutkan pengembangan inovasi mereka sambil tetap menjalankan kewajiban akademik. “Kami memberikan kesempatan kepada Ricky, Siti, dan Daffa untuk tidak terbebani dengan beban akademik yang terlalu berat saat mereka sedang dalam fase kritis pengembangan inovasi ini. Mereka bisa menggunakan jam-jam akademik mereka untuk lebih fokus pada riset dan pengembangan produk,” jelasnya.

### Pesan untuk Mahasiswa Lainnya

Ketiga mahasiswa penggiat inovasi ini juga tidak lupa memberikan pesan inspiratif kepada mahasiswa-mahasiswa lainnya di Universitas Muhammadiyah Kendari. Siti Nurhaliza bercerita bahwa perjalanan menuju pencapaian ini penuh dengan tantangan dan kegagalan. “Ada puluhan kali kami melakukan eksperimen dan gagal. Sensor tidak berfungsi dengan baik, algoritma tidak akurat, dan berbagai masalah teknis lainnya. Tapi kami tidak menyerah. Kami terus belajar dari setiap kegagalan,” katanya penuh penuh semangat.

Daffa menambahkan motivasi, “Untuk teman-teman mahasiswa lainnya, jangan takut untuk bermimpi besar. Kendari bukan halangan untuk berinovasi dan berprestasi. Kampus kita memiliki sumber daya dan dosen-dosen yang sangat supportive. Yang dibutuhkan adalah determinasi dan kerja keras.”

### Penutup

Pencapaian luar biasa ini menunjukkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Kampus Poasia, telah membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mengutamakan transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menjadi problem-solver yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan zaman. Juara pertama dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan berkualitas dan inovasi dapat lahir dari mana saja, termasuk dari daerah Sulawesi Tenggara.

Ke depannya, diharapkan prestasi ini dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia untuk terus mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Sebagaimana visi Universitas Muhammadiyah Kendari, institusi ini berkomitmen untuk terus menjadi katalis perubahan positif melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara mendalam dengan pihak-pihak terkait pada tanggal 16-17 April 2026 di Kampus Poasia, Universitas Muhammadiyah Kendari.

More From Author

Universitas Muhammadiyah Kendari Selenggarakan Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026, Lestarikan Budaya Lokal Sambil Kembangkan Prestasi

BEM dan Organisasi Mahasiswa Unismuh Kendari Gelar Program Pengembangan Kepemimpinan, Targetkan 500 Peserta dari Seluruh Fakultas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw